Budidaya Durian dengan Pupuk Organik Nasa - Distributor Produk Nasa Organik

Kamis, 24 Maret 2016 · 0 komentar





Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses. PT. Natural Nusantara membantu alternatif solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.
 
B. SYARAT PERTUMBUHAN Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 m dpl,intensitas cahaya 40-50 %, dengan suhu 22-30 0C, curah hujan ideal 1.500 – 2.500 mm per-tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik, dan pH 6 – 7.
C. PEMBIBITAN Pilih bibit tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama & penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru
D. PERSIAPAN LAHAN Pembukaan lahan sebaiknya pada musim kemarau. Bersihkan alang-alang dan gulma lain serta tanaman keras yang mengganggu masuknya sinar matahari. Lahan miring sebaiknya dibuat terasering. Buat saluran-saluran pembuangan air.
E. JARAK TANAM Jarak tanam yang umum 8 x 12 m atau 10 x 10 m
F. TANAMAN PELINDUNG Skala luas di tempat terbuka mutlak diperlukan tanaman pelindung,misal lamtoro,turi,gamal,sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.
G. LUBANG TANAM Buat lubang tanam ukuran 50 cm2. Pisahkan tanah bagian atas dengan bagian bawah dan biarkan selama + 2 minggu. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang matang 20 kg + 5 gr Natural GLIO + 10 kg Dolomit sampai rata sebagai media tanam, kemudian masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam.
H. PENANAMAN Penanaman yang ideal pada awal musim hujan. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati. Tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Siram air secukupnya setelah selesai tanam. Akan lebih baik ditambah pupuk organik SUPERNASA dosis 1 botol untuk ± 200 tanaman . 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk lalu siramkan setiap pohon atau siramkan SUPERNASA 1 sendok makan per 10 liter air per pohon.
I. PENGAIRAN Pengairan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai tanaman berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi. Penyiraman paling baik pagi hari.
J. PEMANGKASAN Pangkas terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang sudah mati dan terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketika tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m, pucuk tanaman dipangkas.
K. PEMUPUKAN Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat, misal sebagai berikut :

Umur (hari)
Pukan (kg/ph)
NPK (kg/ph)
Frekwensi per-tahun
1 – 3
30 – 50
0,5 – 1,0
3 – 4
4 – 6
75 – 150
1,5 – 2,5
2 – 3
15 – 10
200 – 300
3,0 – 5,0
1 – 2
Pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke-3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi. Waktu pemupukan pupuk kandang sekali setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Sedangkan pupuk Makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman.
Siramkan pupuk organik SUPERNASA (0-3 thn) dan POWER NUTRITION (diatas 3 thn) dengan cara sesuai di atas . Semprotkan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki tiap 1-2 bulan selama masih bisa dijangkau alat semprot.
L. PEMBUAHAN DI LUAR MUSIM Caranya mengatur pembungaan di setiap pohon durian per blok, yaitu jika menginginkan panen durian bulan Agustus – November, maka sekitar bulan Maret tanaman pada blok diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan POWER NUTRITION per 10 liter air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali. 
Selain itu kira-kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan, tanah di sekeliling tanaman dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah bunga mekar, tanaman diberi pupuk NPK dosis 0,5 – 1 kg per tanaman. Setelah terbentuk buah, usahakan tanaman tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun, sehingga perlu disiram POWER NUTRITION lagi (1 botol untuk 30-50 pohon).
J. PENYERBUKAN Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.
K. PERAWATAN BUAH Penyeleksian buah setelah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon) ditambah POWER NUTRION (1 botol untuk 30-50 pohon).
L. PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT 1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.) Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akhirnya mati. Pengendalian; sanitas kebun, potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberi PESTONA + POC NASA atau disemprotkan.
2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis ) Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan sejak awal dengan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 sejak buah berumur 1 minggu, Gunakan perangkap Natural METILAT.
3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.) Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.
4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.) Ketiga ulat menyerang dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.
5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora) Gejala serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang bagian bawah dekat tanah. Setelah batang busuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, dan akhirnya mati. Pengendalian dengan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, pemangkasan, sejak awal sebelum tanam sebarkan Natural GLIO atau oleskan pada batang yang luka kemudian tutup dengan parafin, kerok batang terserang sampai warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA + POC NASA.
6. Penyakit Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.) Jika dibelah, pada bagian korteks akan tampak warna coklat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Tanaman yang terserang dimusnahkan dan dibakar serta bekas lubang tanam ditaburi kapur + Natural GLIO, perbaiki sistem drainase serta sejak awal pakai Natural GLIO sebagai pencegahan.
7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.) Gejala adanya bercak-bercak besar kering pada daun tanaman yang akhirnya berlubang. Potong daun terserang, semprotkan Natural GLIO + POC NASA sebagai pencegahan gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.
8. Penyakit Jamur Upas (pink disease) Gejala munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Potong bagian terserang, kurangi kelembaban, Oleskan Natural GLIO + POC NASA pada bagian terserang atau fungisida berbahan aktif tembaga
9.Penyakit Akar Putih (JamurRigodoporus lignosus) Daun kuning kemudian coklat sebelum akhirnya mengerut dan gugur. Buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakan Natural GLIO sebagai pencegahan.
10. Penyakit Busuk Buah ( Jamur Phytophthora sp.) Gejala adanya bercak-bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah, kemudian busuk dan pada bagian terserang terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. Gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai tindakan pencegahan, sanitasi kebun.
Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki.
"power-nutrition-panduan-meningkatkan-pembuahan-tanaman-durian-pupuk-organik-nasa-supernasa-power-nutrition-poc-nasa-hormonik-bibit-durian" 
PEMANENAN Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125 – 135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 – 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah.
Budidaya Durian dengan Pupuk Organik Nasa - Distributor Produk Nasa Organik

Distributor Poduk Nasa - Distributor Produk Nasa Organik

· 0 komentar

Distributor Poduk Nasa - Distributor Produk Nasa Organik

POC NASA SELURUH WILAYAH

Selasa, 15 Maret 2016 · 0 komentar

Distributor resmi NASA N-392144 http://pupukproduknasa.blogspot.co.id/ TERSEDIA PRODUK PERTANIAN, PETERNAKAN, PERIKANAN, PESTISIDA SMS/TLP. :085241516611 NASA wilayah Sulawesi Utara (Manado, Minahasa, Bolaang Mongondow Utara, Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Inobonto, Lolak, Maelang, Sangkub, Bintauna, Bolangitang Timur, Bolangitang Barat, Kaidipang, Pinogaluman) Gorontalo (Gorontalo Utara, Atinggola, Gentuma, Kwandang, Isimu, Limboto, Talaga, Tilango)

CARA MENINGKATKAN PRODUKSI CENGKEH INDONESIA

Rabu, 15 Oktober 2014 · 0 komentar

Saat ini 90% lebih hasil produksi cengkeh Indonesia digunakan sebagai bahan baku pada industri rokok kretek. Dan 10% sisanya banyak digunakan sebagai bahan baku industri farmasi dan kecantikan. Namun sayangnya, kebutuhan yang besar tersebut sampai dengan sekarang belum bisa dipenuhi oleh hasil produksi cengkeh dalam negeri.Produksi cengkeh nasional belum bisa mengejar target pemenuhan kebutuhan.
"cara-meningkatkan-produksi-panen-cengkeh-indonesia-power-nutrition-pupuk-organik-nasa-natural-nusantara-inti-grow-teknis-budidaya-cengkih"Rata-rata hasil produksi cengkeh nasional dalam tiga tahun terakhir ini masih berkisar 260 kg – 360 kg per ha. Masih sangat jauh dari potensi sesungguhnya yang mestinya bisa mencapai 500 kg sampai dengan 600 kg per ha. Kebutuhan cengkeh dalam negeri saat ini mencapai 120.000 ton per tahun. Sementara hasil produksi nasional baru memenuhi sekitar 70.000 sampai dengan 80.000 ton per tahun.
Dengan kondisi produktivitas yang kecil tersebut tentu saja wajar apabila akhirnya pemerintah mengimporcengkeh dari luar negeri guna memenuhi kebutuhan nasional yang cukup besar. Apalagi indikasi permintaan cengkeh nasional setiap tahun selalu menunjukkan grafik peningkatan. Bahkan diprediksi pada tahun 2015 mendatang kebutuhan cengkeh nasional akan mencapai 130.000 ton. Pertanyaannya, masih mungkinkah produksi cengkeh Indonesia digenjot?
Power Nutrition Meningkatkan Produktivitas Cengkeh
Untuk menjawab tantangan besar tersebut, saat ini telah dihadirkan sebuah formula pupuk organik yang mempunyai kemampuan meningkatkan produktivitas cengkeh di Indonesia, yaitu Power Nutrition.

TEKNIK BUDIDAYA CENGKEH

· 0 komentar


Cengkeh termasuk salah satu komoditas pertanian yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Cengkeh merupakan salah satu tanaman rempah asli Indonesia yang berasal dari Kepulauan Maluku. Dari waktu ke waktu permintaan akan produk cengkeh terus meningkat. Tapi sebaliknya produksi dan mutu cengkeh yang dihasilkan justru cenderung menurun. Itu karena faktor penanaman dan pemeliharaan dalam teknis budidaya cengkeh kurang diperhatikan sehingga produksi serta kualitasnya menjadi rendah. PT. NATURAL NUSANTARA berusaha berperan dalam peningkatan produksi secara K-3 yaitu Kuantitas, Kualitas dan tetap menjaga Kelestarian lingkungan.

Syarat Pertumbuhan Tanaman Cengkeh

  • Tanaman tumbuh optimal pada 300 – 600 dpal dengan suhu 22°-30°C, curah hujan yang dikehendaki 1500 4500 mm/tahun
  • Tanah gembur dengan dalam solum minimum 2 m, tidak berpadas dengan pH optimal 5,5 – 6,5. Tanah jenis latosol, andosoldan podsolik merah baik untuk dijadikan perkebunan cengkih.

Teknis Budidaya Cengkeh Teknologi NASA

Pembibitan Cengkeh

  1. Buat bedengan untuk naungan dengan lebar 1- 1,2 m dan panjang sesuai kebutuhan dengan arah membujur ke utara selatan. Kanan kiri bedengan dibuat parit sedalam 20 cm dan lebar 50 cm. Diatas bedengan dibuat naungan setinggi 1,8 m dibagian timur dan 1,2 m dibagian selatan, intensitas cahaya 75%.
  2. Benih dibenamkan pada media di polybag ukuran 15 cm x 20 cm (untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 1 tahun) atau ukuran 20 cm x 25 cm (untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 2 tahun) yang bagian bawahnya telah dilubangi 2,5 mm dengan jarak 2 x 2 cm. Media yang digunakan pasir halus, tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1 : 1, dan berikan Natural GLIO per 20 25 kg pupuk kandang yang telah jadi dan diperam selama ± 2 minggu. Dan sebelum bibit ditanam siram tanah dengan POC NASA 5 ml/lt air atau 0,5 tutup per liter air. -Kemudian susun polybag pada persemaian yang telah disiapkan.
  3. Penyiraman dilakukan dua kali dalam sehari. Penyiangan dilakukan 2-3 kali dalam sebulan disesuaikan dengan pertumbuhan gulma. Intensitas naungan perlahan-lahan dikurangi secara bertahap hingga tinggal 40% saat bibit dipindahkan ke lapang.
  4. Pemupukan dengan NPK dilakukan dengan dosis 10 gr/pohon/tahun atau dengan Urea, SP-36 dan KCl dengan dosis masing-masing 3,5 gr/bibit/tahun . Pupuk tersebut diberikan tiap 3 bulan sekali sedangkan untuk yang didalam polibag diberikan sebanyak 1,5 bulan sekali.
Catatan : Akan lebih baik pembibitan diselingi/ditambah SUPERNASA interval 4 bulan sekali dengan dosis 1 botol untuk ± 400 bibit. 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap bibit.

Pengajiran

Pengajiran dilakukan pada blok tanaman untuk memudahkan penanaman dengan jarak tanam 8 x 8 m dengan pola bujursangkar atau empat persegi panjang.

Penanaman

Cangkul tanah yang telah diberi ajir dengan ukuran lubang tanam 75 x 75 x 75 cm. Lakukan penanaman pada awal musim hujan. Berikanlah pupuk kandang 25 – 50 kg yang telah dicampur dengan 1 pak Natural GLIO dan 1,5 – 2 kg dolomit, campur hingga rata. Masukan 5-10 kg campuran tersebut per lubang tanam. Masukkan bibit dan gumpalan tanahnya kedalam lubang hingga batas leher akar. Beri peneduh buatan setingggi 30 cm dengan intensitas 50%. Siramkan POC NASA secara merata dengan dosis 2-3 ml/liter air per bibit atau semprot POC NASA dosis 2 tutup/ tangki. Hasil akan lebih bagus dengan menggunakan SUPERNASA dengan cara : 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) dijadikan larutan induk. Kemudian dalam 1 liter air ditambahkan 10 ml larutan induk kemudian diberikan untuk setiap pohonnya.

Pemeliharaan Tanaman Cengkeh

Pengaturan peneduh dilakukan antara 4-6 bulan sekali.

Pemupukan

UMUR PUPUK MAKRO
Urea TSP KCl Dolomit
0,5 50 25 35 50
1 100 50 75 100
2 150 75 125 150
3 200 100 150 200
4 500 200 400 400
5 750 300 600 500
6 1000 400 800 750
7 1500 500 1000 1000
8 2200 600 1250 2000
9 2600 700 1500 2500
10 3000 800 1750 2900
11 3500 900 2000 3300
12 3500 900 2250 3800
Catatan :
  • Bila diberikan dua periode pemberian pupuk pertama dilakukan awal musim hujan (September-Oktober) dan kedua pada akhir musim hujan (Maret-April).
  • Siramkan SUPERNASA atau POWER NUTRITION dosis 1 sendok makan per 10 lt air per pohon setiap 3-6 bulan sekali.
  • Semprotkan POC NASA dosis 3 – 4 tutup + HORMONIK dosis 1-2 tutup pertangki setiap 1-2 bulan sekali hingga umur 5 tahun.
Tambahan :
Untuk tanaman yang sudah produksi atau berbuah gunakan POWER NUTRITION untuk meningkatkan pembuahan. pupuk organik POWER NUTRITION adalah pupuk yang diformulasikan secara khusus untuk merangsang pertumbuhan bunga dan meningkatkan pembuahan agar lebih optimal. POWER NUTRITION dibuat dari berbagai bahan organik alami yang diproses secara khusus dengan kandungan unsur hara esensial yang sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk meningkatkan produksi buah.
Cara pemakaian adalah : 3 sendok makan POWER NUTRITION dilarutkan ke dalam air di campurkan 1/2 tutup AERO 810 untuk membantu peresapan nutrisi pada akar. Selanjutnya siramkan di sekeliling perakaran tanaman. Lakukan pemupukan ini setiap 3 bulan sekali untuk hasil optimal.

Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman

  1. Kutu daun ( Coccus viridis )
    Bagian yang diserang : ranting muda, daun muda. Gejala : Pertumbuhan yang dihisapnya akan terhenti misal ranting mengering, daun dan bunga kering dan rontok. Pencegahan gunakan PENTANA + AERO 810 atau Natural BVR.
  2. Penggerek ranting/batang (Xyleborus sp )
    Bagian yang diserang : ranting/batang. Gejala : Liang gerekan berupa lubang kecil, serangan hebat menyebabkan ranting / batang menjadi rapuh dan mudah patah.Pengendalian : Pangkas ranting/batang yang terserang, pencegahan gunakan PESTONA atau Natural BVR.
  3. Kepik Helopeltis ( Helopeltis sp )
    Bagian yang diserang : pucuk atau daun muda. Gejala : Biasanya pucuk akan mati dan daun muda berguguran.Pencegahan : Semprotkan Natural BVR atau PESTONA.
  4. Penyakit mati bujang ( bakteri Xylemlimited bacterium ).
    Bagian yang terserang : perakaran, ranting-ranting muda. Gejala : matinya ranting pada ujung-ujung tanaman.Gugurnya daun diikuti dengan matinya ranting secara bersamaan. Pengendalian : pengaturan drainase yang baik, penggemburan tanah, pencegahan kocorkan POC NASA + HORMONIK + NATURAL GLIO.
  5. Penyakit busuk akar (Pytium rhizoctonia dan Phytopthora ).
    Bagian yang diserang : perakaran. Gejala : pada pembibitan tanaman mati secara tiba-tiba, pada tanaman dewasa daun mengering mulai dari ranting bagian bawah. Pengendalian : bila serangan telah ganas maka tanaman yang terserang dibongkar dan dimusnahkan, lubang bekas tanaman berikan tepung belerang 200 gr secara merata, isolasi tanaman atau daerah yang terserang dengan membuat saluran isolasi, perbaiki drainase, gunakan Natural GLIO pada awal penanaman untuk pencegahan.
Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki

Pemanenan Cengkeh

Cengkih dapat mulai dipanen mulai umur tanaman 4,5 – 6,5 tahun, untuk memperoleh mutu yang baik bunga cengkih dipetik saat matang petik, yaitu saat kepala bunga kelihatan sudah penuh tetapi belum membuka. Matang petik setiap tanaman umumnya tidak serempak dan pemetikan dapat diulangi setiap 10-14 hari selama 3-4 bulan. Bunga cengkih dipetik per tandan tepat diatas buku daun terakhir. Bunga yang telah dipetik lalu dimasukkan ke dalam keranjang/karung kecil dan dibawa ke tempat pengolahan.

Penanganan Pasca Panen

  • Sortasi buah. Lakukan pemisahan bunga dari tangkainya dan tempatkan pada tempat yang berbeda.
  • Pemeraman. Pemeraman dilakukan selama 1 hari ini dilakukan untuk memperbaiki warna cengkih menjadi coklat mengkilat.
  • Pengeringan. Pengeringan dapat dilakukan dengan mesin pengering yang menggunakan kayu bakar atau bahan bakar minyak.Dapat juga dikeringkan dengan cara alami yaitu pengeringan dengan matahari pada lantai beton agar kadar air menjadi 12-14%, dan dapat disimpan dan aman dari jamur.
  • Sortasi. Pada tahap ini cengkih dipisahkan dari kotoran dengan cara ditampi. Kemudian cengkih yang sudah bersih dimasukan pada karung dan dijahit.
Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Teknik Budidaya Tanaman Cengkeh dengan teknologi Nasa Organik PT Natural Nusantara.


Distributor resmi NASA N-392144 http://pupukproduknasa.blogspot.co.id/ TERSEDIA PRODUK PERTANIAN, PETERNAKAN, PERIKANAN, PESTISIDA SMS/TLP. :085241516611 NASA wilayah Sulawesi Utara (Manado, Minahasa, Bolaang Mongondow Utara, Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Inobonto, Lolak, Maelang, Sangkub, Bintauna, Bolangitang Timur, Bolangitang Barat, Kaidipang, Pinogaluman) Gorontalo (Gorontalo Utara, Atinggola, Gentuma, Kwandang, Isimu, Limboto, Talaga, Tilango)

SUPERNASA

· 0 komentar


Produk Organik Power Nutrition adalah nutrisi lengkap khusus untuk tanaman buah. Power Nutrition dibuat dari bahan alami (organik) pilihan yang terjamin ketersediaannya dan diproses dengan mekanisme teknologi gradasi dan degradasi unsur melewati proses piruvatisasi tingkat 3 sehingga langsung dapat dimanfaatkan jaringan tanaman.

Power Nutrition secara umum mempunyai fungsi :

  1. Memperbanyak buah dan membantu pembuahan di luar musim (iklim tidak ekstrim, air cukup, hama penyakit normal).
  2. Memperbaiki dan mempercapat pertumbuhan tanaman.
  3. Meningkatkan daya tahan tubuh tamaman
  4. Menigkatkan kualitas (rasa, warna, aroma) buah.
  5. Meningkatkan keawetan hasil panen.
  6. Mengurangi penggunaan pupuk NPK hingga + 75%-90%.
  7. Melarutkan sisa (residu) pupuk kimia dalam tanah, sehingga bisa dimanfaatkan tanaman lagi.
  8. Membantu perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat di dalam tanah.

Distributor resmi NASA N-392144 http://pupukproduknasa.blogspot.co.id/ TERSEDIA PRODUK PERTANIAN, PETERNAKAN, PERIKANAN, PESTISIDA SMS/TLP. :085241516611 NASA wilayah Sulawesi Utara (Manado, Minahasa, Bolaang Mongondow Utara, Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Inobonto, Lolak, Maelang, Sangkub, Bintauna, Bolangitang Timur, Bolangitang Barat, Kaidipang, Pinogaluman) Gorontalo (Gorontalo Utara, Atinggola, Gentuma, Kwandang, Isimu, Limboto, Talaga, Tilango)

BVR PESTISIDA BIOLOGI

Rabu, 04 Juni 2014 · 0 komentar


Petani yang profesional kini akan memperhatikan tanaman dan perlakuan terhadap tanaman itu sendiri dari pengolahan lahan sampai akhir panen, dalam setiap ada perubahan akan di catat atau di teliti lebih lanjut apa yang terjadi dengan tanamannya itu. Setiap petani pasti berharap bahwa tanaman yang ditanamnya akan memberikan hasil yang maksimal ketika masa panen tiba. Oleh karena itu setiap petani berusaha melakukan pengelolaan tanaman sebaik-baiknya. Mulai dari pemilihan bibit yang terbaik, sistem pengelolaan lahan yang baik, penggunaan pupuk dan obat-obatan yang sesuai, irigasi yang baik dan sebagainya. Dengan ditempuhnya segala ikhtiar tersebut diharapkan tanaman akan memberikan hasil yang sebanding dengan jerih payahnya.

Namun demikian, pertanian adalah bukan aktivitas yang berada di ruangan tertutup atau laboratorium, melainkan dilakukan di ruangan terbuka, sehingga interaksi langsung tanaman dengan alam sekitarnya tidak mungkin terhindarkan lagi. Memang keberhasilan kegiatan pertanian sangat dipengaruhi oleh faktor alam, akan tetapi tidak sedikit pula kontribusi faktor alam terhadap kegagalan panen, misalnya kekeringan, bencana alam, ataupun gangguan hama dan penyakit tanaman.

Sejak lama para petani berusaha mengendalikan alam agar dapat meminimalisasi dampak destruktifnya pada tanaman, misanya dengan pembangunan sistem irigasi yang baik untuk menghindari kekeringan sekaligus mengendalikan banjir. Petani juga telah sejak lama mengenal teknologi pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara-cara tradisional. Kemajuan teknologi pertanian telah memungkinkan semakin dikembangkannya obat-obatan dan peralatan pengendali hama dan penyakit tanaman. Bersamaan dengan pengadopsian sistem pertanian modern,teknologi pengendalian hama dan penyakit pertanian ini telah memberikan kontribusi pada semakin melimpahnya produksi pertanian. 


Kamis, 24 Maret 2016

Budidaya Durian dengan Pupuk Organik Nasa - Distributor Produk Nasa Organik

thumbnail
Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayak...
Description: Budidaya Durian dengan Pupuk Organik Nasa - Distributor Produk Nasa Organik Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Budidaya Durian dengan Pupuk Organik Nasa - Distributor Produk Nasa Organik
Al
Mbah Qopet Updated at: 05.39

Distributor Poduk Nasa - Distributor Produk Nasa Organik

thumbnail
Distributor Poduk Nasa - Distributor Produk Nasa Organik
Description: Distributor Poduk Nasa - Distributor Produk Nasa Organik Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Distributor Poduk Nasa - Distributor Produk Nasa Organik
Al
Mbah Qopet Updated at: 05.37

Selasa, 15 Maret 2016

POC NASA SELURUH WILAYAH

thumbnail
Distributor resmi NASA N-392144 http://pupukproduknasa.blogspot.co.id/ TERSEDIA PRODUK PERTANIAN, PETERNAKAN, PERIKANAN, PESTISIDA SMS/TLP...
Description: POC NASA SELURUH WILAYAH Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: POC NASA SELURUH WILAYAH
Al
Mbah Qopet Updated at: 05.33

Rabu, 15 Oktober 2014

CARA MENINGKATKAN PRODUKSI CENGKEH INDONESIA

thumbnail
Saat ini 90% lebih hasil produksi cengkeh Indonesia   digunakan sebagai bahan baku pada industri rokok kretek. Dan 10% sisanya banyak digun...
Description: CARA MENINGKATKAN PRODUKSI CENGKEH INDONESIA Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: CARA MENINGKATKAN PRODUKSI CENGKEH INDONESIA
Al
Mbah Qopet Updated at: 01.42

TEKNIK BUDIDAYA CENGKEH

thumbnail
Cengkeh termasuk salah satu komoditas pertanian yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Cengkeh merupakan salah satu tanaman rempah asli ...
Description: TEKNIK BUDIDAYA CENGKEH Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: TEKNIK BUDIDAYA CENGKEH
Al
Mbah Qopet Updated at: 00.30

SUPERNASA

thumbnail
Produk Organik Power Nutrition adalah nutrisi lengkap khusus untuk tanaman buah. Power Nutrition dibuat dari bahan alami (organik) pil...
Description: SUPERNASA Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: SUPERNASA
Al
Mbah Qopet Updated at: 00.14

Rabu, 04 Juni 2014

BVR PESTISIDA BIOLOGI

thumbnail
Petani yang profesional kini akan memperhatikan tanaman dan perlakuan terhadap tanaman itu sendiri dari pengolahan lahan sampai akhir pan...
Description: BVR PESTISIDA BIOLOGI Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: BVR PESTISIDA BIOLOGI
Al
Mbah Qopet Updated at: 08.31

Kata Kunci

Nasa Bolmut, Nasa Manado, Nasa Gorontalo Utara,

About this blog

Site Sponsors

 
Blogger Templates